Klik Tentang K9Dewa dan K9Link-Info

▼

Corgi: Anjing Kesayangan Ratu Elizabeth yang Suka Mengejar karena Insting

Corgi dan Ratu Elizabeth II  

K9DeWa - Corgi adalah anjing pekerja yang cerdas dan energik — dan juga anjing kesayangan Ratu Elizabeth II yang legendaris. Ketertarikannya pada ras ini berlangsung sangat lama, yakni lebih dari 80 tahun, sejak ia berusia 7 tahun pada 1933 hingga tahun 2018.

Ratu Elizabeth II dikenal sebagai pecinta anjing Corgi sejati. Sepanjang hidupnya, ia memelihara lebih dari 30 ekor anjing Corgi (dan juga campuran Dorgi). 

Jika jalan-jalan harian tidak cukup atau kekurangan stimulasi mental, mereka akan menciptakan "permainan" sendiri untuk melepaskan energi, dan mengejar anggota keluarga adalah salah satu cara yang paling mudah.

Maka, jika perilaku mengejar mengganggu, jangan hanya berteriak "jangan". Alihkan perhatian mereka dengan mainan atau latihan, dan pastikan aktivitas fisik serta stimulasi mental harian yang cukup, agar naluri "menggembalakan" mereka tersalurkan dengan tepat.

Perilaku anjing Corgi yang suka mengejar orang pada dasarnya adalah "insting menggembalakan" yang diwarisi dari nenek moyang mereka sebagai anjing penggembala. 

Mereka tidak berniat jahat, tetapi sedang "bekerja" dengan cara yang telah diukir dalam gen selama ratusan tahun.


Naluri Menggembalakan Bawaan

Corgi pada awalnya dibiakkan untuk menggembalakan ternak seperti sapi dan domba. 

Karena tubuhnya pendek, mereka cenderung menggigit tumit sapi untuk mengarahkan gerombolan ternak.

Dalam kehidupan modern, anak-anak yang berlarian, orang yang berjalan cepat, atau anggota keluarga yang bergerak tiba-tiba akan memicu "saklar" insting ini, membuat mereka secara refleks mengejar dan bahkan menggigit tumit.

Mengejar adalah "Pekerjaan" dan Kegembiraan

Bagi Corgi, mengejar itu sendiri adalah kesenangan. Mereka menikmati proses "mengendalikan" objek yang bergerak, baik itu manusia, hewan peliharaan lain, atau bola.

Jika mereka menemukan bahwa mengejar orang akan mendapat perhatian (meskipun itu diteriaki atau diusir), mereka akan menganggap ini sebagai interaksi yang menyenangkan dan terus mengulanginya.

Yang sebaiknya dihindari:

  • Jangan berlari atau lari menjauh — ini justru memicu insting mengejar semakin kuat (semakin cepat bergerak, semakin menarik bagi Corgi).
  • Jangan berteriak panik atau memukul — bisa membuat anjing makin excited atau malah defensif.
  • Jangan menatap mata tajam sambil mundur — bisa dianggap tantangan.

Yang sebaiknya dilakukan:

  1. Berhenti bergerak (freeze) — diam sejenak seperti "patung". Corgi menggembalakan objek yang bergerak; kalau target berhenti, minatnya biasanya menurun.
  2. Hadapkan badan menyamping, bukan menghadap langsung — posisi ini kurang mengancam dan mengurangi reaksi.
  3. Jangan menoleh ke belakang sambil jalan cepat — tetap tenang, jalan pelan menjauh tanpa lari.
  4. Alihkan perhatian — kalau ada mainan atau camilan, lempar ke arah lain agar fokus Corgi berpindah.
  5. Pemilik anjing harus segera mengintervensi — panggil nama anjing dengan tegas, pasang tali, dan beri perintah "duduk" atau "tinggal". Jangan biarkan Corgi terus mengejar.

Khusus untuk Anak-anak

Anak-anak paling sering jadi "target" karena gerakannya cepat dan tidak terduga. 

Ajari anak untuk berhenti dan berdiri diam seperti pohon (bukan lari), lalu panggil bantuan orang dewasa.

Untuk Pemilik Corgi

Latih perintah "tinggal" (stay) dan "datang" (recall) secara rutin, gunakan tali saat jalan di area ramai, dan salurkan insting gembala dengan permainan fetch atau latihan agility agar tidak mengejar orang.

Intinya: target yang dikejar sebaiknya berhenti, tenang, dan tidak berlari — sementara pemilik anjing yang wajib segera mengendalikan dan melatih Corgi-nya.