K9DEWA - Melihat anjing jalanan tampak kurus, rontok bulu, atau mengeluarkan ingus, adalah pandangan umum. Itu sebagai dampak lingkungan yang keras, melemahkan daya tahan tubuh.
Dipastikan pula, itu bukan karena faktor keturunan. Klik pula "Menyingkap Tabir: Kelangkaan Penyakit Genetik pada Populasi Anjing Jalanan"
Hal lain yang mempengaruhi melemahnya daya tahan tubuh anjing jalanan oleh infeksi dan cedera fisik, yakni minimnya perawatan medis.
Berikut rincian penyakit umum berdasarkan jenisnya:
Penyakit Zoonosis (Menular ke Manusia)
Penyakit ini sangat berbahaya bagi masyarakat karena bisa menular melalui gigitan, cakaran, atau kontak dengan kotoran.
· Rabies (Penyakit Anjing Gila): Paling berbahaya dan mematikan. Menyerang sistem saraf.
Di Indonesia, 98% kasus rabies pada manusia ditularkan oleh anjing .
Ciri anjing rabies antara lain keluar air liur berlebihan, takut cahaya/air, dan bersikap agresif.
· Leptospirosis: Disebabkan bakteri dalam urine. Penularan ke manusia biasanya melalui air banjir yang terkontaminasi.
· Cacingan (Toksokariasis): Infeksi cacing Toxocara dari kotoran anjing. Pada manusia, cacing ini bisa bermigrasi ke organ tubuh .
· Kurap (Ringworm): Infeksi jamur pada kulit yang sangat menular dan menyebabkan kerontokan bulu berbentuk lingkaran.
Penyakit Infeksi Mematikan (Khusus Anjing)
Penyakit ini sangat menular antarsesama anjing dan seringkali berakibat fatal karena tidak ada obatnya.
· Distemper: Menyerang pernapasan, pencernaan, hingga saraf (bisa menyebabkan kejang/ lumpuh). Sering disebut "penyakit maut" karena tingkat kematiannya tinggi.
· Parvovirus: Sangat ganas, terutama pada anak anjing. Menyerang usus sehingga menyebabkan muntah dan diare berdarah hebat. Kematian bisa terjadi dalam 2-3 hari
Penyakit Parasit dan Kulit
Ini adalah masalah yang paling mudah terlihat secara kasat mata pada anjing jalanan.
· Kudis (Scabies): Disebabkan tungau. Menyebabkan gatal luar biasa, kerontokan bulu, dan kulit menebal/keropeng. Anjing yang terkena kudis terlihat sangat "kumal".
· Tumor Kelamin Menular (TVT): Ini adalah "kanker" unik yang menular saat kawin. Tampak seperti daging tumbuh seperti kembang kol di area kelamin. Meskipun terlihat mengerikan, penyakit ini bisa disembuhkan dengan kemoterapi sederhana.
Gangguan Akibat Lingkungan
· Malnutrisi dan Dehidrasi: Akibat sulitnya mencari makan, membuat sistem kekebalan tubuh anjing liar sangat lemah.
· Cedera Fisik: Sangat umum terjadi akibat kecelakaan lalu lintas (patah tulang) atau perkelahian dengan anjing lain (luka gigitan hingga abses).
Oleh: Priono Subardan
Praktisi & Pembuat Konten di k9Dewa
Artikel ini adalah bagian dari program #k9DewaEdisiBerbagi untuk meningkatkan kualitas hidup anjing kesayangan.
#AnjingJalanan
#PenyakitAnjing
#KesehatanHewan
#PenyakitZoonosis (karena ada rabies & leptospirosis)
#Distemper (penyakit mematikan pada anjing)
#KesejahteraanHewan
#EdukasiHewan
#Rabies (topik penting di Indonesia)
#Parvovirus
#KudisAnjing
